Oleh: orihime88 | Januari 6, 2009

Untuk yang terakhir kalinya…

Pagi hari ini sepertinya tak ada semangat lagi dari diriku..
Bingung, pusing semuanya becampur aduk di pikiranku, akhirnya tak tahan lagi aku menahan air mata ini yang sudah memenuhi lensa mata ku..
Saat aku melihat nya merintih kesakitan menahan sakit yang entah rasa sakit apa yang ia rasakan, dan ia terus berusaha untuk mempertahankan nafasnya walaupun melalui mulutnya saat nafasnya telah ditenggorokan.

Aku hanya dapat melihatnya berusaha keras seperti itu tanpa melakukan suatu apapun yang dapat mengubah keadaan nya menjadi lebih baik. Sesaat ia terditur sambil tersengal-sengal dan aku pun masih terus menandanginya, sampai ketika pikiran itu muncul dibenakku yang akhirnya akupun berkata pada Tuhan(Allah) ”  Tuhan kau tau apa yang terbaik untuknya, jika memang ia harus pergi itu yang terbaik maka bawalah ia pergi tanpa merasakan suatu sakit apapun. tapi jika yang terbaik itu adalah kesembuhan maka sembuhkanlah ia. ”
Ternyata tanpa sadar aku berucap seperti itu. Sesaat aku tinggalkan ia sendiri, dan ketika aku kembali lagi tak kusangka Allah begitu cepatnya memberikan jawaban atas ucapanku tadi..ya..ia akhirnya pergi untuk selamanya. Seketika airmata ku mengalir..airmata yang sudah aku tahan untuk tidak jatuh.
Pagi tadi setelah  selesai membuka jendela rumah dan sholat subuh aku kembali melihatnya walaupun baru saja sekitar pukul 03.30 aku masih terjaga karenanya.. ku tatap wajahnya yang polos dan lucu itu seperti mengisyaratkan ia pergi dengan tenang walaupun matanya tidak sepenuhnya tertutup dan yang kuarasakan dari dirinya saat aku memegang tangan, kaki dan kepalanya terasa begitu dingin.

Tuhanku(Allah SWT) “maafin aku kalau aku tidak bisa menjaganya dengan baik, maaf atas kelalaianku itu..”
Berat memang untuk aku iklaskan ia kau karena aku sayang padanya tapi aku hanrus sadar bahwa segala yang bernyawa pasti akan kehilangan nafasnya untuk selamanya..
Kini kepalaku terasa berat karena segala macam pikiran memenuhi pikiranku, ngantuk pun sudah tak singgah lagi di pelupuk mataku walaupun semalam tak bisa tidur,  sampai-sampai  tugas yang diberikan dosen Visual 2 saat kuliah kemaren malam belum dapat aku selesaikan.

Good bye Ichigo,..pergilah dengan damai karena kebaikanmu, kepolosanmu..
Maaf kalau aku penah kasar padamu, marah2, dan melalaikan mu….
Kami(Diriku, mbak pit, dora dan ulfa) selalu merindukanmu..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: